Kolaborasi BLK Jayapura dan Disnakertrans Papua Pegunungan Cetak Tukang Meubel Profesional

PapuaTengahNews
12 Des 2025 23:55
2 menit membaca

Jayapura, 12 Desember 2025 — Pelatihan meubeler kerja sama antara Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disnakertrans ESDM) Provinsi Papua Pegunungan dan Satuan Pelayanan Vokasi dan Produktivitas Jayapura resmi ditutup pada Jumat (12/12/2025) di Balai Latihan Kerja (BLK) Jayapura.

Penutupan kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Disnakertrans ESDM Papua Pegunungan, Yeri Lodwyk Wakman, SIP, yang mewakili Kepala Dinas Yacobus Yadlel Mabel, S.STP, M.Si. Dalam sambutannya, Wakman menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan yang diikuti oleh 72 peserta dari berbagai kabupaten di Papua Pegunungan.

Meski hanya berlangsung selama lima hari, Wakman menilai pelatihan ini memberikan bekal keterampilan yang sangat berarti bagi para peserta.

“Idealnya pelatihan seperti ini berlangsung dua minggu, namun saya percaya para instruktur di BLK Jayapura telah memberikan pelatihan dengan maksimal. Saya yakin, dari 72 peserta ini, akan lahir tenaga kerja yang hebat di masa depan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf mewakili jajaran dinas, apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat hal-hal yang kurang berkenan.

“Kami mohon maaf jika ada sikap atau tutur kata dari peserta maupun staf kami yang menyinggung pihak BLK. Kami tetap membutuhkan kerja sama yang erat dengan BLK untuk mendidik generasi Papua Pegunungan ke depan,” tambahnya.

Wakman menekankan pentingnya pelatihan vokasi sebagai jawaban atas tantangan dunia kerja yang semakin kompleks. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh untuk membuka peluang kerja di daerah masing-masing.

“Kami mungkin belum bisa mengintervensi kebijakan ketenagakerjaan di setiap kabupaten, tapi saya mendorong adik-adik peserta untuk proaktif mencari dan menciptakan peluang kerja. Jangan biarkan keahlian yang sudah didapatkan di sini menjadi sia-sia,” pesan Yeri Wakman.

Acara penutupan ditandai dengan pemukulan tifa sebagai simbol berakhirnya pelatihan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Papua Pegunungan melalui pelatihan keterampilan kerja yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan pasar.

Dengan semangat kolaborasi dan pembinaan berkelanjutan, Papua Pegunungan menatap masa depan ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x