Pemprov Papua Pegunungan Gelar Pelatihan KDKMP, Perkuat Koperasi di 8 Kabupaten

PapuaTengahNews
13 Nov 2025 09:36
2 menit membaca

Wamena, 13 November 2025 — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan menggelar kegiatan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Pendampingan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2025.

Sebanyak 133 peserta dari delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan mengikuti kegiatan ini yang menjadi bagian dari agenda nasional Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Pegunungan, Alpius Yigibalom, SH, M.Si, mengatakan pelatihan ini menjadi langkah awal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui penguatan koperasi di tingkat desa dan kelurahan.

“Hari ini merupakan agenda nasional yang luar biasa. Kami di Papua Pegunungan baru memulai, dan setelah ini akan berlanjut ke delapan kabupaten. Peserta yang dilatih hari ini akan menjadi ujung tombak pertumbuhan ekonomi di desa dan distrik,” ujar Alpius di Wamena, Kamis (13/11/2025).

Alpius menegaskan, pelatihan ini tidak akan berhenti di tingkat provinsi. Setelah kegiatan selesai, tim pendamping akan turun langsung ke kabupaten masing-masing untuk melakukan pelatihan lanjutan bagi para pengurus koperasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi momentum penting bagi Papua Pegunungan untuk menindaklanjuti arahan Presiden terkait pemerataan ekonomi berbasis masyarakat melalui penguatan koperasi.

“Kami siap memulai dan ambil bagian. Semua peserta akan kami pantau dan dampingi terus agar ilmu yang diperoleh benar-benar diterapkan di lapangan. Setelah pelatihan, mereka akan melapor dan berkoordinasi dengan para bupati untuk membangun koperasi serta menyiapkan gudang koperasi sebagai prioritas utama,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Papua Pegunungan, Ina Wenda, menyebutkan pelatihan ini juga melibatkan 18 Project Management Officer (PMO) dari tingkat provinsi dan kabupaten.

“PMO ini bertugas menginput data dari setiap kabupaten ke sistem Kementerian Koperasi dan UKM. Saat ini sudah ada 43 Berita Acara (BA) yang masuk, meski masih ada beberapa kabupaten yang belum melaporkan,” ujar Ina Wenda.

Ina Wenda menambahkan, data yang dikumpulkan mencakup informasi lahan dan gerai koperasi di delapan kabupaten yang menjadi wilayah kerja Provinsi Papua Pegunungan.

Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah berharap para pendamping KDKMP dapat berperan aktif memperkuat jaringan koperasi dan mendukung pemerataan ekonomi masyarakat di wilayah pegunungan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x