
Wamena, 24 Juli 2025 — Telah terjadi aksi pembakaran sejumlah honai milik warga pada pukul 17.50 WIT di kawasan Muara Ujung Bandara Wamena, Kampung Ketimafit Wouma, Kabupaten Jayawijaya, pada Rabu (23/7/2025).
Menurut keterangan resmi dari Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Jayawijaya, Kompol I Wayan Laba, SH., MH., insiden tersebut diduga dilakukan oleh pihak keluarga dari saudara Punika Wenda. Aksi ini merupakan bentuk pelampiasan emosi atas belum ditemukannya Punika Wenda yang dilaporkan hilang sejak 20 Juli 2025.
Dugaan Motif dan Aktivitas Ilegal
Pihak keluarga korban menduga bahwa lokasi pembakaran merupakan tempat berlangsungnya aktivitas jual beli minuman keras (miras) lokal yang diduga berkaitan dengan hilangnya Punika Wenda. Kecurigaan tersebut memicu tindakan pembakaran sebagai bentuk protes dan tekanan terhadap aparat penegak hukum agar segera menindaklanjuti kasus tersebut.
Kronologi Kejadian
– Pukul 17.58 WIT — Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Jayawijaya menerima laporan dari warga mengenai aksi pembakaran.
– Pukul 18.14 WIT — Kanit Ekonomi Intelkam, IPDA P. Fredy A. Lewier, bersama dua personel, bergerak menuju lokasi kejadian.
– Pukul 18.15 WIT — Tim tiba di Jalan Gatot Subroto, dekat area Kuburan Lama, dan mendapati beberapa honai dalam kondisi terbakar. Jalan di sekitar lokasi juga dipalang menggunakan batu.
Tindakan Aparat dan Upaya Pengamanan
Wakapolres Jayawijaya bersama tim patroli dan 30 personel Brimob segera menuju lokasi untuk mengamankan area serta melakukan verifikasi terhadap kerugian material yang ditimbulkan.
Mengingat kondisi malam hari dan keterbatasan pencahayaan, tim memutuskan untuk melanjutkan patroli keliling dan akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) secara menyeluruh pada pagi hari berikutnya.
Kondisi Terkini
Hingga laporan ini disampaikan, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Tidak ada komentar