Aksi Damai Penuh Harapan: Pencaker Minta Keadilan Seleksi CPNS di Papua Pegunungan

PapuaTengahNews
24 Jun 2025 11:06
1 menit membaca

Wamena – Ratusan pelamar kerja di Papua Pegunungan menggelar aksi damai, Selasa (24/6/2025), sebagai bentuk protes terhadap hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2024 yang baru diumumkan. Massa menuntut agar hasil seleksi ditinjau ulang, terutama terkait proporsi kuota bagi putra-putri daerah.

Aksi yang berlangsung tertib ini difasilitasi oleh sejumlah organisasi kepemudaan dan aliansi mahasiswa, seperti GMNI Jayawijaya, Himpunan Honorer Papua Pegunungan, Forum Pribumi Papua Pegunungan, hingga Hi-Labewa. Mereka mendesak keadilan dalam proses seleksi serta transparansi data peserta.

Mendengar aspirasi tersebut, Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan, Wasuok D. Siep, menyatakan bahwa hasil SKD resmi ditangguhkan dan akan dikaji ulang. “Kami akan berkoordinasi dengan Bapak Gubernur dan menyampaikan keputusan final dalam waktu dekat,” ujarnya di hadapan para demonstran.

Pemerintah juga menerima seluruh masukan peserta, khususnya menyangkut kebijakan kuota 80% untuk OAP (Orang Asli Papua) dan 20% untuk non-OAP yang menjadi salah satu poin sensitif dalam seleksi ini.

Aksi damai ini mencerminkan semangat dialogis antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam mewujudkan rekrutmen CPNS yang adil dan inklusif.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x