Ancaman Pemalangan Kantor Kemenag: KINGMI Papua Minta Legalitas Tak Ditunda Lagi

PapuaTengahNews
25 Agu 2025 23:34
2 menit membaca

Jayawijaya, 25 Agustus 2025 — Sekitar 70 orang dari massa Sinode Gereja Kemah Injil Masehi Indonesia (KINGMI) Papua menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jayawijaya, menuntut kejelasan dan percepatan penerbitan legalitas hukum organisasi mereka.

Aksi dimulai pukul 10.15 WIT dengan iring-iringan massa dari Jl. Yos Sudarso menuju Kantor Kemenag. Mereka membawa satu unit mobil komando, dua spanduk bertuliskan tuntutan hukum, serta 20 pamflet yang memperkuat aspirasi mereka.

Isi Tuntutan Massa
Dalam orasi yang berlangsung di halaman kantor, massa menyampaikan sejumlah poin penting:
– Mendesak Kemenag Jayawijaya segera menerbitkan izin legalitas organisasi KINGMI.
– Menyampaikan kekecewaan atas proses yang dianggap berlarut-larut dan tidak transparan.
– Menyatakan bahwa organisasi mereka telah sah secara hukum dan mendapat rekomendasi dari Dirjen Bimas Kristen Kemenag RI.
– Mengancam akan memalang kantor jika izin tidak segera diterbitkan.

 Pernyataan Ketua Sinode
Pdt. Natan Tabuni, Ketua Sinode KINGMI Papua, menegaskan bahwa organisasi mereka berskala nasional dan telah memenuhi syarat legalitas. Ia mempertanyakan dasar hukum yang mewajibkan rekomendasi dari PGGJ, PGPP, dan FKUB, serta menyampaikan bahwa dokumen organisasi telah lengkap dan sah.

 Respons Kementerian Agama
Kepala Kemenag Jayawijaya, Thinus Giban, menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengintervensi urusan internal organisasi keagamaan. Ia menjelaskan bahwa proses penerbitan izin masih menunggu rekomendasi dari lembaga terkait, termasuk FKUB.

Pdt. Alex Mauri dari Divisi Agama Kristen menambahkan bahwa permohonan baru diterima pada 6 Agustus 2025 dan rapat pembahasan telah dilakukan pada 23 Agustus. Ia meminta kesabaran karena proses administrasi masih berjalan.

Pengamanan dan Situasi
Aksi berlangsung aman dan kondusif di bawah pengawasan Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara dan 40 personel gabungan dari Polres Jayawijaya. Kabag Ops AKP Suparmanto mengapresiasi massa atas penyampaian aspirasi yang tertib dan damai.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x