
KARUBAGA — Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos didampingi Ketua TP-PKK Ny. Elisabeth Y. Flassy Wandik, SE. MM, bersama Badan Pekerja Sinode (BPS) GKI Wilayah X, Pdt. Yudas Meage, S.Th meresmikan Gedung Gereja GKI Solafide Bokondini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntigan pita, pada Senin (15/12/2025).
Dalam peresmian tersebut turut hadir dan menyaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos. M.Si. MA, Asisten I Tolikara, Samuel Kogoya, SH.MM
Sekretaris Ekubang Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Abraham Ungirwalu, S.Th, Ketua Klasis GKI Baliem Yalimo, Pdt. Eduard H. Su, Wakil Ketua, Pnt. Rabindra Patasik, Sekretaris Klasis, Pdt. Katarina Asso, M.Mis, para Pdt se-Klasis GKI Baliem Yalimo dan seluruh anggota jemaat GKI Solafide Bokondini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Doa Pembukaan secara bersama di gedung gereja lama, setelah itu, dilaksanakan prosesi inti peresmian dan Ibadah Syukuran di gedung gereja baru.
Dalam momen tersebut, Ibadah Syukuran yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Ekubang Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Abraham Ungirwalu, S.Th, dan juga mantan Ketua Klasis GKI Baliem Yalimo.
Pembacaan Firman Tuhan diambil dalam kitab Injil Markus 1:1-8, dengan judul “Yohanes Pembaptis” tentang mempersiapkan jalan untuk Tuhan, tampil di padang gurun dan menyeruhkan kepada umat Tuhan kabar baik tentang Yesus Kristus, Anak Allah, bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu.
Sesuai dengan Firman Tuhan, Pdt. Abraham Ungirwalu mengajak kepada seluruh umat Tuhan untuk menjadi seperti Yohanes Pembaptis ditengah-tengah pekerjaan, dan pelayanannya sampai Tuhan Datang.
Bupati Willem Wandik, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi atas kehadiran GKI di Kabupaten Tolikara, tepatnya di Distrik Bokondini, hingga hari ini dapat meresmikan Gedung Gereja yang baru.
Pembangunan Gedung Gereja Adalah Wujud Kehadiran dan Kekuatan Allah di Tanah Papua, terlebih khusus di Distrik Bokondini, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan.
“Sehingga hari ini kami Pemerintah Tolikara bersama Pimpinan Gereja GKI di Tanah Papua telah meresmikan untuk memuji dan memuliakan Nama Tuhan,” katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Wandik menyoroti pentingnya gedung gereja sebagai tempat persekutuan dan penyembahan, sehingga pembangunan fisik yang bekerja keras hingga hari ini berdiri gereja mega ini sebagai bukti nyata iman di jemaat setempat.
“Agenda yang luar biasa ini, kerja keras, disahkan dalam persatuan iman, sehingga dibangunnya gedung gereja ini adalah untuk tempat kita bersekutu, menyembah dia, karena ini adalah tempat-Nya Dia hadir,” ungkapnya.
Bupati Willem juga menekankan, bahwa Injil masuk di Tanah Papua bukan melalui pendekatan kekuasaan duniawi (seperti Belanda, Jepang, atau Portugis), melainkan Keputusan dari Mahakuasa.
Maka Injil datang ke Papua melalui dua orang pengutus oleh Tuhan Allah sendiri, yaitu Ottow dan Geissler yang pertama kali menginjakkan kaki di pulau Mansinam
“Kedatangan mereka membuat Injil terikat pada tanah ini, sehingga kita semua dapat menyembah, walaupun berbeda-beda denominasi gereja tetapi tujuannya hanya satu untuk memiliki kerajaan Allah di Sorga,” tekannya.
Ia menerangkan, kehadiran pemerintah hari ini sebagai bentuk dukungan kerja sama mitra antara Gereja dan Pemerintah, agar semua proses pembangunan di Kabupaten Tolikara berjalan sesuai dengan harapan masyarakat.
“Saya berharap agar Jemaat GKI Solafide Bokondini dapat bekerja sama dengan pemerintah agar kita melakukan pelayanan di wilayah ini secara bersama,” harapnya.
Akhir dari Sambutan, Bupati Willem Wandik menyerahkan bantuan dana sebentar Rp. 200 juta rupiah kepada jemaat Solafide Bokondini, untuk mendukung program-program Gereja GKI Solafide Bokondini.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Ketua Jemaat GKI Solafide Bokondini bersama Ketua Panitia Pembangunan, dan disaksikan langsung oleh seluruh para tamu undangan.
Sementara itu, atas nama Badan Pekerja Klasis GKI Baliem Yalimo, Pdt. Eduard H. Su, S.Th, menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tinggi kepada Bupati Kabupaten Tolikara bersama Ibu yang telah hadir meresmikan Gereja GKI Solafide Bokondini serta bantuan yang telah diberikan berupa dana.
Karena itu, atas nama pimpinan Klasis GKI Baliem Yalimo dan seluruh hamba-hamba Tuhan, kami menyampaikan terima kasih banyak, kami berdoa Tuhan memberkati Bapak dan Mama, Pak Sekda, seluruh OPD, dengan berkat Allah Abraham, Ishak, dan Yakub dalam tugas kepemimpinan ke depan.
“Terima kasih banyak, orang tua kita yang baru terpilih Tuhan pakai untuk memimpin tanah dan negeri ini di Kabupaten Tolikara, punya sebuah kerinduan yang tulus untuk hadir hari ini, menandatangani prasasti dan potong pita bersama dengan Pimpinan Sinode GKI Wilayah X,” ucapannya.
Tak lupa juga, Ketua Klasis GKI Baliem Yalimo, Pdt. Eduard Su menyampaikan banyak terima kasih kepada pimpinan gereja GIDI, Wilayah Bogo dan sekitarnya, atas kerja sama yang baik dalam pelayanan gereja di wilayah Kabupaten Tolikara, terlebih khusus di Distrik Bokondini. (*)
Tidak ada komentar