Dari Berbagai Kota Studi, Mahasiswa Salurkan Bantuan ke Jayawijaya

PapuaTengahNews
28 Mei 2025 15:30
3 menit membaca

Wamena – Solidaritas Mahasiswa Jayawijaya bersama OKP Cipayung dari berbagai kota studi di Indonesia bersatu dalam aksi kemanusiaan. Mereka menyalurkan hasil donasi kepada masyarakat Kabupaten Jayawijaya yang terdampak bencana banjir beberapa waktu lalu.

Aksi solidaritas ini melibatkan Mahasiswa Jayawijaya dari berbagai kota, termasuk Wamena, Jayapura, Ambon, Ternate, serta Mahasiswa Universitas Cenderawasih yang tergabung dalam OKP Cipayung GMNI, HMI, dan GMKI. Bantuan tersebut disalurkan langsung kepada masyarakat di Jayawijaya pada Rabu (28/5/25).

Penyaluran Bantuan ke Tiga Titik

Sejumlah bantuan disalurkan ke posko utama di beberapa distrik yang terdampak. Penyaluran pertama dilakukan di Distrik Wita Waya, tepatnya di Kampung Wara, yang mewakili tiga distrik: Wita Waya, Libarek, dan Pisugi. Selanjutnya, bantuan kedua diserahkan kepada masyarakat di Kampung Abusa,Distrik Kurulu, dan penyaluran ketiga dilakukan di Distrik Usilimo.

Sekretaris GMNI Jayawijaya, Hengky Hilapok, yang mewakili OKP Cipayung, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil donasi yang dikumpulkan selama dua minggu. Ia menegaskan pentingnya solidaritas mahasiswa dari berbagai kota studi di luar Papua dan yang berada di Papua untuk bersama-sama menyalurkan bantuan.

“Hari ini kami salurkan di tiga titik utama, yaitu Kampung Wara, Distrik Kurulu, dan Distrik Usilimo,” jelas Hengky.

Bantuan yang Disalurkan

Bantuan yang diberikan mencakup alat kerja, kebutuhan sekolah, sembako, serta perlengkapan tidur. Hengky mengungkapkan bahwa bantuan alat kerja sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat kembali bercocok tanam dan melanjutkan kehidupan mereka.

“Kami lebih fokus pada alat kerja agar masyarakat bisa kembali ke kebun karena di sana kehidupan mereka bergantung,” ujarnya.

Perwakilan Mahasiswa Jayawijaya dari kota studi Makassar, Yecky Matuan, menambahkan bahwa mereka juga memberikan bantuan berupa alat tulis, buku, dan seragam sekolah untuk jenjang SD dan SMP.

“Menurut kami, sumber daya manusia adalah aspek yang paling penting, sehingga kami lebih banyak menyalurkan kebutuhan sekolah dan alat kerja,” jelasnya.

Dukungan dari DPR Papua Pegunungan

Mahasiswa Jayawijaya juga menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPR Papua Pegunungan, Fransina Daby, yang telah membantu akomodasi sehingga mereka bisa menyalurkan bantuan ke posko-posko terdampak.

“Terima kasih kepada Ibu Fransina Daby yang begitu aktif melihat kondisi masyarakat yang terdampak,” ucap Yecky.

Sementara itu, Bendira Tabuni, perwakilan Mahasiswa Universitas Cenderawasih, mengungkapkan bahwa setelah turun ke lapangan, mereka menemukan bahwa masyarakat masih membutuhkan banyak bantuan.

“Setelah air banjir surut, masyarakat menghadapi berbagai tantangan, seperti sakit, kebutuhan bibit ubi, serta pangan dan air minum. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian yang lebih serius,” katanya.

Menanggapi aksi solidaritas mahasiswa, Anggota DPR Papua Pegunungan, Fransina Daby, mengapresiasi kepedulian mereka terhadap warga terdampak dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh mahasiswa Jayawijaya.

“Tuhan memberkati kalian semua. Tetaplah tekun belajar dan jadilah pelayan bagi masyarakat,” ujarnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x