Dari Ibadah hingga Aksi Sosial: Natal Toga Simatupang Jayawijaya Jadi Simbol Kepedulian

PapuaTengahNews
13 Des 2025 00:21
2 menit membaca

Wamena, 12 Desember 2025 — Suasana penuh sukacita dan kekeluargaan mewarnai Perayaan Natal perdana Punguan Toga Simatupang (anak, Boru, bere, ibebere) bersama Naposo Toga Simatupang se-Jayawijaya yang digelar di Gereja Bethel Indonesia Siloam, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (12/12/2025).

Dengan mengusung thema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24) dan subthema “Dengan merayakan Natal, mari kita menghadirkan kasih Kristus sebagai kekuatan dan pemulihan dalam keluarga besar Toga Simatupang se-Jayawijaya”, perayaan ini menjadi momentum spiritual dan sosial yang menyatukan seluruh unsur keluarga besar Simatupang di wilayah tersebut.

Ibadah dan Refleksi Natal

Rangkaian acara dimulai dengan penampilan pembukaan dari anak-anak remaja Toga Simatupang, dilanjutkan dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pendeta Guntur Sianturi.Dalam khotbahnya, Pdm. Indra hutama sianturi S.Th., M. Ag menekankan pentingnya menghadirkan Tuhan dalam keluarga melalui hal-hal sederhana, seperti pujian dan syukur yang tulus.

“Alkitab mencatat bahwa satu orang yang menyembah Tuhan dapat mengguncang surga,” ujarnya.

Pesan Damai dan Harapan

Ketua Punguan Toga Simatupang, P. Simatupang, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Natal adalah waktu yang istimewa untuk merenungkan kasih Allah yang besar melalui kelahiran Yesus Kristus. Ia mengajak seluruh keluarga besar untuk menjadikan Natal sebagai momen mempererat kasih, saling mengampuni, dan menjadi pembawa damai di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Ikatan Keluarga Batak Jayawijaya (IKBJ), Baginda Siregar, mengapresiasi keberhasilan Punguan Toga Simatupang dalam menyelenggarakan Natal perdana ini. Ia mengingatkan bahwa meski sempat tertunda dalam dua tahun terakhir, kasih Tuhan memungkinkan perayaan ini akhirnya terlaksana.

“Apa yang direncanakan manusia, Tuhanlah yang menentukan,” ujarnya.

Apresiasi dan Solidaritas

Ketua Panitia Natal, Alfredo Togatorop, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, termasuk Gereja Bethel Indonesia Siloam, panitia, dan seluruh anggota punguan. Ia juga menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara.

“Kiranya perayaan ini membawa sukacita Natal bagi kita semua,” tuturnya.

Ragam Persembahan dan Aksi Sosial

Acara semakin semarak dengan berbagai persembahan pujian dari hula-hula, paniaran, Boru, bere, dan ibebere. Anak-anak sekolah Minggu turut memeriahkan suasana dengan tarian, puisi, dan penampilan solo. Liturgi juga dibawakan oleh anak-anak dari tingkat TK hingga SMP.

Menjelang penutupan, panitia menggelar sesi doorprize serta aksi sosial bertajuk Lima Menit Peduli Bencana sebagai bentuk solidaritas terhadap korban banjir di Sibolga, Sumatera.

Perayaan Natal ini menjadi tonggak penting bagi Punguan Toga Simatupang se-Jayawijaya, tidak hanya sebagai perayaan iman, tetapi juga sebagai wujud nyata kebersamaan, kasih, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Papua Pegunungan.

Selamat Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Horas!

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x