GPdI Bukit Moria Welesi Teguhkan Iman Generasi Muda Lewat Seminar Rohani

PapuaTengahNews
14 Nov 2025 15:00
2 menit membaca

Wamena, 14 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan apresiasi tinggi kepada Jemaat GPdI Bukit Moria Kuliterek, Welesi, atas penyelenggaraan Seminar Rohani Pembentukan Karakter Hamba Tuhan. Kegiatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat iman, memperkokoh kepemimpinan rohani, serta membangun karakter generasi muda gereja.

Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan berjalan lancar. Ia menegaskan bahwa gereja memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah, terutama dalam membentuk karakter dan moral masyarakat.

Menurut Wakil Bupati, seminar rohani seperti ini sangat positif untuk membentuk karakter kepemimpinan rohani yang kokoh di tengah tantangan perkembangan zaman.

“Karunia Tuhan harus tetap melekat sehingga anak-anak Tuhan memiliki dasar iman yang kuat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pergumulan yang dihadapi sebagian pelayan gereja akibat perubahan zaman, namun mengapresiasi konsistensi Jemaat GPdI Bukit Moria dalam menyelenggarakan pembinaan rohani secara berkelanjutan.

“Ada yang dipanggil menjadi pendeta, majelis, pegawai, bahkan suster. Semua itu kehendak Tuhan. Karena itu, kegiatan seperti ini perlu terus dikembangkan,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menyampaikan pesan khusus kepada peserta seminar, terutama anak-anak muda yang terpanggil menjadi hamba Tuhan.

“Menjadi hamba Tuhan membutuhkan keputusan yang bulat dan iman yang kuat. Jangan hanya ikut-ikutan atau mudah berubah. Melayani Tuhan adalah pekerjaan mulia,” kata Wakil Bupati.

Ia juga menyinggung perjalanan kepemimpinan dirinya bersama Bupati yang menurutnya tidak lepas dari dukungan doa masyarakat dan gereja.

“Kami bisa menjadi Bupati dan Wakil Bupati karena doa bapak ibu. Kami melawan orang yang punya kekuatan uang besar, tetapi doa umat mematikan semua kekuatan itu. Tuhan melihat hati kami,” ucapnya.

Ronny Elopere menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Jayawijaya untuk terus bekerja melakukan perubahan dan pemulihan di Wamena, meski masih ada pihak yang memberikan penilaian negatif.

“Silakan orang menilai apa pun. Tapi Tuhan tahu hati kami. Kami bekerja untuk membangun Jayawijaya seutuhnya,” tegasnya.

Sebagai bentuk sinergi antara pemerintah dan gereja, Pemkab Jayawijaya turut memberikan bantuan untuk mendukung pelaksanaan seminar rohani tersebut. Bantuan ini menjadi simbol komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia melalui pendekatan spiritual dan keagamaan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x