HUT DWP, Ny. Sisilia W. Siep: Perempuan Harus Cerdas, Tangguh, dan Lembut dalam Kasih Sayang

PapuaTengahNews
10 Des 2025 23:42
3 menit membaca

Wamena, 10 Desember 2025 — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Papua Pegunungan menggelar syukuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 di Hotel Baliem Pilamo, Wamena. Acara ini dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan selaku Pembina DWP, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi-organisasi perempuan dari Kabupaten Jayawijaya, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Gubernur Papua Pegunungan John Tabo yang dibacakan oleh Pj. Sekda Wasuok Demianus Siep, disampaikan bahwa perjalanan panjang DWP selama 26 tahun merupakan bukti nyata kontribusi perempuan dalam pembangunan bangsa. “Organisasi ini telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun sumber daya manusia, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendorong peran perempuan dalam pembangunan,” ujarnya.

Gubernur menekankan bahwa di tengah keindahan dan tantangan wilayah Papua Pegunungan, kiprah DWP sangat terasa, terutama dalam membina keluarga ASN, mendukung pendidikan anak-anak, dan terlibat aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Ia mengajak seluruh anggota DWP untuk terus menjadi pelopor dalam pendidikan karakter anak, peningkatan kualitas keluarga, serta menjadi teladan dalam membangun kehidupan sosial yang rukun dan produktif.

Peringatan HUT ke-26 ini juga diisi dengan pembacaan sambutan Ketua Umum DWP Ny. Ida Budi Gunadi Sadikin oleh Ketua DWP Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Sisilia W. Siep. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan penguatan peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Dengan tema “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045” dan tagline #DWP Mengajar: Mendidik dengan Hati, Menginspirasi Negeri, DWP mengajak seluruh anggotanya untuk menyadari bahwa masa depan Indonesia dibentuk dari keluarga yang kuat, karakter generasi yang tangguh, dan peran perempuan yang aktif.

“Indonesia Emas 2045 tidak akan lahir dari proses yang instan. Ia dibangun oleh kesabaran hari ini, kerja keras hari ini, dan ketulusan hari ini,” ungkapnya. Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam memberikan kasih sayang (asih), perawatan dan nutrisi (asuh), serta pendidikan dan stimulasi (asah) yang cukup bagi anak-anak.

DWP diharapkan terus memperkuat perannya dalam empat bidang utama: peningkatan kualitas pendidikan keluarga dan masyarakat, kesadaran kesehatan keluarga, penguatan ekonomi perempuan, serta penanaman nilai-nilai kebangsaan dan etika sosial.

Di usia ke-26 ini, DWP ingin menjadi organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga hidup dalam nilai. “Biarlah organisasi ini menjadi ruang tumbuh perempuan Indonesia yang bersinar—cerdas dalam berpikir, tangguh dalam menghadapi tantangan, dan lembut dalam kasih sayang,” tutup Ny. Sisilia.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT ke-26 DWP Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Agustina K. Tabo, menyampaikan bahwa dalam rangka memperingati hari jadi ini, DWP telah melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan. Kegiatan tersebut antara lain: senam bersama, kunjungan kasih ke panti asuhan dan asrama, pemeriksaan IVA bekerja sama dengan RSUD Wamena, pemeriksaan dini kanker payudara, bedah sekolah dan bakti sosial, seminar tentang etika dan public speaking, perlombaan senam antar ibu-ibu DWP di lingkungan pemerintah provinsi, pameran dan bazar, serta jalan santai berhadiah yang diikuti oleh masyarakat Papua Pegunungan.

“Seluruh kegiatan ini merupakan bentuk ucapan syukur kami atas perjalanan DWP selama 26 tahun. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, sehingga seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan baik,” ungkap Ny. Agustina.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x