Kearifan Lokal Papua Pegunungan Hadir di Kalimantan Timur: Dari Aksesori Etnik hingga Produk Kreatif

PapuaTengahNews
7 Jul 2025 01:21
2 menit membaca

Kalimantan Timur, 6 Juli 2025-Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Pegunungan sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Papua Pegunungan, Ny. Yuliana K. Pahabol, SE.,MM, menghadiri rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 dan Hari Ulang Tahun ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) yang diselenggarakan di Kota Samarinda dan Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Setibanya di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Ny. Yuliana K. Pahabol beserta rombongan diterima secara resmi di VIP Room oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Acara penyambutan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, ditandai dengan prosesi pengalungan Syal Manik Khas Dayak Kalimantan Timur oleh Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Timur, Bapak Iwan Darmawan, Ak., M.M., sebagai simbol penghormatan dan keramahan kepada tamu dari Papua Pegunungan.

Ny. Yuliana menyampaikan rasa bangga dan syukur atas sambutan tersebut. “Kami sangat mengapresiasi penerimaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Ini menjadi momen penting bagi kami untuk memperkuat kerja sama antar daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan kerajinan khas Papua Pegunungan ke tingkat nasional,” ujarnya.

Adapun kegiatan yang akan diikuti oleh TP PKK dan Dekranasda Papua Pegunungan meliputi:
– Partisipasi dalam acara HKG PKK ke-53 di Kota Samarinda
– Keikutsertaan dalam Pameran Produk Kerajinan Dekranas yang digelar di Kota Balikpapan pada tanggal 9–11 Juli 2025

Dalam pameran tersebut, Papua Pegunungan akan memamerkan beragam kerajinan khas daerah, seperti tenun tradisional, anyaman, aksesori etnik, dan berbagai produk kreatif lainnya yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat Pegunungan Tengah Papua.

Kehadiran Dekranasda Papua Pegunungan di ajang nasional ini merupakan bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM berbasis komunitas serta pelestarian budaya lokal sebagai identitas bangsa yang beragam

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x