KPU dan DLH Jayawijaya Bersatu Wujudkan Kota Wamena yang Bersih

PapuaTengahNews
7 Nov 2025 08:51
2 menit membaca

Wamena, 07 November 2025 – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua Pegunungan menunjukkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dengan menyerahkan bantuan 8 unit tong sampah kepada Pemerintah Kabupaten Jayawijaya.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Ketua KPU Provinsi, Daniel Jingga, kepada Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murip, di halaman Kantor Bupati Jayawijaya, Jumat (7/11/2025).

Dukungan Nyata untuk Kota Wamena

Bantuan ini merupakan bagian dari inisiatif KPU dalam mendukung kebersihan Kota Wamena sebagai ibu kota Provinsi Papua Pegunungan. Daniel Jingga menyebutkan bahwa langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang telah diperbarui menjadi UU No. 11 Tahun 2020.

“Jayawijaya adalah barometer bagi kabupaten lain di provinsi ini. Kami berharap bantuan ini dapat membantu DLH menjaga kebersihan kota dan menjadi awal sinergi yang berkelanjutan,” ujar Daniel Jingga.

Empat dari delapan tong sampah yang diserahkan merupakan kontribusi dari KPU Kabupaten Yalimo. Penyerahan dilakukan dengan mengusung tema “Mari Bersama Jaga Bumi Tetap Sehat.”

Fokus Penempatan di Area Tugu Salib

Sementara itu, Plt Kepala DLH Jayawijaya, dr. Idawati Waromi Murip, menyambut baik bantuan tersebut dan menyampaikan bahwa tong sampah akan ditempatkan di beberapa titik strategis di sekitar Tugu Salib Wamena. Lokasi ini dipilih karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dari berbagai kalangan, terutama pada sore dan malam hari.

“Setiap hari tim kami membersihkan area Tugu Salib, namun kami kewalahan karena minimnya fasilitas pembuangan sampah. Bantuan ini sangat membantu dan kami harap masyarakat juga ikut menjaga kebersihan,” jelas dr. Idawati.

Harapan untuk Sinergi Lintas Instansi

DLH Jayawijaya berharap langkah KPU ini dapat menjadi contoh bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya untuk turut aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Sinergi seperti ini penting untuk membangun kesadaran kolektif. Kami ingin agar kebersihan menjadi budaya bersama,” tutup dr. Idawati.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x