
Sosialisasi yang dilakukan penyelenggara bertujuan agar pelaksanaan Pilkada pada November mendatang dapat berjalan lancar.
Ketua KPU Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni menyebutkan, sosialisasi ini dilaksanakan di dua tempat, yakni didepan Kantor KPU Papua Tengah, Jalan A. Gobai, Keluarahan Girimulyo kemudian di Lampu Merah Jalan Kesuma Bangsa, Kelurahan Oyehe, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.
“Tujuan kami memberitahukan kepada masyarakat Kabupaten Nabire bahwa pada tanggal 27 November 2024 itu ada peserta demokrasi,” ujar Jennifer Darling Tabuni yang diwawancarai awak media, Senin malam, (30/9/2024).
Di Provinsi Papua Tengah, pemilihan gubernur dan wakil gubernur menjadi pesta demokrasi perdana. Kemudian pemilihan bupati dan wakil bupati yang akan dilaksanakan di delapan kabupaten November mendatang, menjadi atensi khusus karena berindikasi adanya potensi golput.
“Jangan ada pilihan golput, tetapi datang di tempat pemungutan suara (TPS) untuk gunakan hak pilihnya, jangan sampai suaranya digunakan orang lain,” ajak Jennifer.
KPU juga telah menyiapkan jadwal rangkaian sosialisasi agar pilihan golput tidak terjadi di Papua Tengah. Karena golput dinilai bukan pilihan yang tepat dan bertanggungjawab.
“Pada hari Sabtu kami akan melanjutkan sosialisasi di Pantai Nabire. Jadi nanti kami bagi stiker dan selebaran-selebaran untuk mengajak orang datang,” jelasnya.
KPU Papua Tengah juga diketahui membagikan baju kaos kepada masyarakat pengguna roda dua dan empat yang melintasi sambil bersosialisasi jadwal dan tahapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.
Tidak ada komentar