
TAMBRAUW- Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua, Provinsi Papua Barat Daya (MRP-PBD), Vincentius Paulinus Baru, S.T., M.URP melakukan penyaluran aspirasi terhadap masyarakat adat, umat beragama dan kaum perempuan di Distrik Senopi dan Distrik Mawabuan, Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat Daya, Sabtu (20/12/2025).
Panyaluran aspirasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Distrik Senopi, Laurensius Titit, S.E dan Kepala Distrik Mawabuan, Agustinus Baru, Pastor Paroki Gereja Katolik Paroki Santo Yosep Senopi, pendeta dari Gereja Kristen Injili (GKI) Silo Asiti, GKI Bethel Arapi dan GKI Peniel Afrawi yang turut hadir dalam kegiatan tersebut
Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Dosen Antropologi Universitas Cenderawasih, Dr. Hanro Yonathan Lekitoo, S.Sos., M.Hum yang memberikan presentast mengenai masyarakat adat, bahaya-bahaya yang dihadapi masyarakat adat di tanah Papua, sekaligus memberikan pencerahan mengenal masyarakat adat di Kabupaten Tambrauw.
Wakil Ketua II MRP-PBD, Vincentius Paulinus Baru mengatakan bahwa dari penyaluran aspirasi ini ditemukan adanya masukan dari masyarakat mengenai dukungan pembiayaan untuk pemetaan wilayah adat di Kabupaten Tambrauw.
Berbagai aspirasi disampaikan, salah satu yang menonjol adalah dukungan pembiayaan untuk sidang sidang adat, pemetaan wilayah adat yang akan dilakukan oleh masyarakat adat,” jelasnya.
Tak hanya tu, kata pria yang akrab disapa Paul ini bahwa tokoh agama sendiri mengusulkan agar kedepan ada pembiayaan yang, dianggarkan, untuk pembangunan fasilitas rumah ibadah (gereja) yang ada di Distrik Sencpi dan Distrik, Mawabuan, Kabupaten Tambrauw.
“Memang berbagal fasilitas sudah dibangun oleh pemerintah daerah, namun belum menjawab kebutuhan masyarakat yang ada di Kabupaten Tambrauw,” ucapnya.
Alumnus Magister Planologi Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menyatakan, masyarakat di Distrik Senopi dan Mawabuan juga mengusulkan agar ada pembangunan sarana air bersih, karena hal ini menjadi salah satu permasalahan yang dialami masyarakat di dua distnk tersebut.
“Dari penyaluran aspirasi ini, ada masukan mengenai fasilitas air bersih yang masih menjadi masalah di dua distrik Ini. Memang sudah ada fasilitas yang dibangun pemenntah, tapi belum menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Paul (Redaksi)
Tidak ada komentar