
WAMENA, JAYAWIJAYA — Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama masyarakat Kabupaten Jayawijaya menggelar Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat provinsi tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Wamena pada Jumat, 19 Desember 2025, dan secara resmi dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Papua Pegunungan, Wasuok Demianus Siep, didampingi Kepala Dinas Dukcapil dan DPMK Papua Pegunungan, Amos Wandik, serta Kepala Dinas Kebersihan Kabupaten Jayawijaya.
Dengan mengusung tema “Dalam Rangka Bulan Bhakti Gotong Royong Kita Ciptakan Kota yang Sadar dan Peduli Lingkungan”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menata wajah Wamena sebagai ibu kota provinsi agar lebih indah, bersih, dan asri.
Komitmen Pemerintah
Dalam sambutannya, Wasuok Demianus Siep menegaskan komitmen penuh pemerintah provinsi di bawah kepemimpinan Gubernur John Tabo dan Wakil Gubernur Ones Pahabol untuk menjadikan Wamena kota yang damai, aman, nyaman, dan indah.
“Wamena harus memberikan kesan menarik bagi siapa saja yang datang. Hal ini hanya bisa terwujud jika semua pihak, mulai dari pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, hingga masyarakat, memiliki kepedulian menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Gerakan Bersama
Kegiatan BBGRM tidak hanya fokus pada kebersihan fisik kota, tetapi juga dirangkai dengan aksi kerja bakti gotong royong yang melibatkan sekitar 295 peserta. Gerakan ini diharapkan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, baik di ruang publik maupun di rumah masing-masing.
Kepala Dinas Dukcapil dan DPMK Papua Pegunungan, Amos Wandik, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal kolaborasi antara pemerintah provinsi dan Kabupaten Jayawijaya.
“Kami ingin masyarakat benar-benar menciptakan Wamena sebagai kota yang aman, damai, dan indah. Database desa yang terintegrasi dan kepedulian lingkungan akan menjadi fondasi pembangunan berkelanjutan,” jelasnya.
Harapan ke Depan
Pemerintah provinsi memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja tim kebersihan yang dibentuk oleh Bupati Jayawijaya. Dukungan penuh juga diberikan untuk mendorong transformasi Wamena menjadi kota yang memikat, dengan visi Kota Dani yang berakar pada budaya lokal dan partisipasi masyarakat.
Melalui Bulan Bhakti Gotong Royong ini, Wamena diharapkan tampil sebagai kota yang membanggakan, nyaman ditinggali, sekaligus menjadi daya tarik wisata di Papua Pegunungan.
Tidak ada komentar