
Puncak Jaya, 9 Desember 2025 — Pemerintah Provinsi Papua Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah pegunungan. Melalui Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan, bantuan alat produksi pertanian dan bibit tanaman disalurkan kepada masyarakat di berbagai distrik di Kabupaten Puncak Jaya. Program ini merupakan bagian dari realisasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025.
Distribusi Merata untuk Peningkatan Produktivitas
Sebanyak 400 kepala keluarga (KK) menjadi penerima manfaat dari program ini. Bantuan yang diberikan meliputi mesin pengolahan hasil pertanian seperti mesin pembuat keripik dan mesin pengolah kopi, serta alat pertanian lainnya. Bantuan disalurkan ke distrik Pagaleme, Ilimuli, Nioga, Mulia, Taganombak, dan Yamo.
Tak hanya alat, pemerintah juga membagikan berbagai jenis bibit unggul seperti cabai padang, cabai besar, wortel, sawi, terong ungu, buncis, bayam, bunga kol, dan tomat. Bibit ini disalurkan ke 11 distrik, termasuk Kalome, Molanikime, Yamoneri, Tingginambut, dan lainnya.
Sinergi Pemerintah Daerah dan Provinsi
Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Puncak Jaya, Risa Siswo, S.IP., M.AP., menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi. “Bantuan ini harus dimanfaatkan secara optimal karena berkaitan langsung dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak Jaya, Filanius Enumbi, juga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran langsung tim provinsi yang mengantar bantuan hingga ke pelosok. “Kerja sama ini sangat berarti bagi kami dan masyarakat,” katanya.
Pendampingan dan Pemantauan
Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah, Nengis Restanti Fajar, menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya berhenti pada distribusi. “Kami akan melakukan pemantauan dan pembinaan, terutama untuk penggunaan mesin berbasis listrik, agar benar-benar berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” jelasnya.
Penerima bantuan telah diseleksi melalui data CPCL (Calon Petani dan Calon Lahan), memastikan bahwa mereka memiliki lahan dan komitmen untuk mengembangkan usaha pertanian secara berkelanjutan.
Aspirasi Masyarakat
Perwakilan masyarakat menyampaikan harapan agar bantuan serupa terus berlanjut, termasuk penyediaan genset untuk mendukung operasional mesin di kampung-kampung yang belum teraliri listrik.
Perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Joksan Tiweri, menegaskan bahwa seluruh bantuan diberikan berdasarkan usulan dari kabupaten. “Kami hadir langsung untuk memastikan bantuan sampai dan dapat digunakan dengan baik,” tegasnya.
Menuju Puncak Kemandirian Pangan
Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten, serta partisipasi aktif masyarakat, Puncak Jaya kini melangkah lebih mantap menuju kemandirian pangan. Program ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan dari hulu ke hilir bisa terwujud jika dilakukan bersama.
Tidak ada komentar