Semangat Membangun Papua Tengah, Pj Gubernur Ribka Haluk: Pemerintah Kebut Pembangunan Bandara Nabire

PapuaTengahNews
12 Jul 2024 10:57
3 menit membaca

PAPUATENGAHNEWS.COM, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus mempercepat pembangunan Bandara Baru Nabire, Provinsi Papua Tengah, guna membangun konektivitas serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM, saat menyaksikan Penandatanganan Naskah Perjanjian Daerah (NPHD) antara Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah dengan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Nabire senilai Rp 31 miliar, di Aula Kantor Gubernur, Nabire, Jumat (12/7/2024).

Pj Gubernur Ribka Haluk mengatakan, Pemprov Papua Tengah melakukan penandatanganan Memorandum od Understanding (MoU) dengan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub RI, Maria Kristi Endah Murni di Jakarta, pada tanggal 13 Juni 2024 lalu sebagai tanda percepatan pembangunan landasan bandara yang menelan anggaran kurang lebih Rp 100 miliar.

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM, saat menyaksikan Penandatanganan Naskah Perjanjian Daerah (NPHD) antara Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah dengan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Nabire senilai Rp 31 miliar, di Aula Kantor Gubernur, Nabire, Jumat (12/7/2024).

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM, didampingi Penjabat Sekda Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP., MM, saat menyaksikan Penandatanganan Naskah Perjanjian Daerah (NPHD) antara Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah dengan Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Nabire senilai Rp 31 miliar, di Aula Kantor Gubernur, Nabire, Jumat (12/7/2024).

“Saat ini perpanjangan landasan bandara telah tahap lelang dan mudah-mudahan pembangunannya bisa rampung di tahun ini. Selain itu kami juga sedang melakukan penimbunan dan pemagaran sekeliling bandara, serta dalam waktu dekat Room VVIP Bandara juga segera kita resmikan,” katanya.

Pj Gubernur Ribka Haluk mengungkapkan, penandatangan NPHD ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyelenggarakan pelayanan umum secara menyeluruh. Hal itu dilakukan agar pembangunan di Papua Tengah dapat berjalan dengan maksimal.

“Akses transportasi udara yang memadai untuk mobilisasi masyarakat dan barang saat ini menjadi prioritas kami. Ini juga merupakan harapan semua masyarakat untuk memiliki Bandar Udara yang semakin modern terlebih dapat di darati oleh pesawat berbadan besar,” ungkapnya.

“Saya mohon doanya, agar perpanjangan landasan bandara baru serta pembangunan sarana prasarana pendukung bisa terlaksana dengan baik. Sehingga pesawat jenis berbadan bisa mendarat,” tambahnya.

Dirinya berharap, pelayanan penerbangan bisa segera terealisasi sebelum HUT Provinsi Papua Tengah pada tanggal 25 Juli 2024 mendatang dan menjadi kado untuk Papua Tengah.

“Semoga ini menjadi kado bagi masyarakat pada perayaan HUT Provinsi Papua Tengah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Kelas II Nabire, Benyamin Noach Apituley mengatakan mewakili Kementrian Perhubungan RI mengucapkan terima kasih atas perhatian Pj Gubenur Provinsi Papua Tengah.

Dikatakannya jika merujuk perencanaan Kemenhub, pengembangan bandara ini akan dilanjutkan Tahun 2025 mendatang.

“Saya baru 2 bulan bertugas disini, namun berkat kepemimpinan Pj Gubernur Ribka Haluk, membuat sara merasa senang bekerja disini. Beliau punya visi yang kuat untuk meletakan pembangunan di Papua Tengah. Beliau dan timnya bekerja sambil berlari, sehingga kami harus mengimbanginya,” ujarnya.

Benyamin menyebut, kini proses perpanjangan bandara menjadi 2.500 meter saat ini tengah berjalan berkat niat besar Pj Gubernur Ribka Haluk dalam pembangunan, sehingga dipastikan tahun depan pesawat berbadan besar sudah bisa mendarat.

“Selain itu juga melalui hibah Rp 31 miliar ini, akan kami peruntukan perluasan apron bandara. Sebab ketika pesawat berbadan besar mendarat, maka kita harus mempersiapkan fasilitas penunjang lainnya, salah satunya lahan parkir pesawat,” jelasnya.

Benyamin menambahkan, semua ini berkat usaha Pj Gubernur dan pemerintah daerah dengan melakukan gerak cepat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Ini adalah terobosan yang luar biasa dilakukan Pj Gubernur,” pungkasnya. (***)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x