Tokoh Pemuda Papua Desak Wali Kota Jayapura Minta Maaf atas Pernyataan Viral

PapuaTengahNews
17 Jun 2025 07:55
2 menit membaca

JAYAPURA – Pernyataan Wali Kota Jayapura, Abisay Rollo, terkait orang gunung yang tersebar dalam sebuah video viral di media sosial menuai reaksi keras dari berbagai pihak. Salah satu tokoh pemuda Papua, Nioluen Kotouki, menilai pernyataan tersebut tidak pantas diucapkan oleh seorang kepala daerah dan berpotensi memicu ketegangan sosial.

Kotouki menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah kota dengan masyarakat yang heterogen, terdiri dari berbagai suku dan ras. Pernyataan yang menyamaratakan orang gunung sebagai pengacau dianggap dapat memicu konflik serta menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang berasal dari wilayah pegunungan Papua.

“Saya sebagai orang asli Papua dari gunung meminta Bapak Wali Kota Jayapura untuk klarifikasi dan memberi penjelasan terkait maksud pernyataan tersebut. Bicara soal orang gunung itu sangat luas, jangan sampai semua digeneralisasi,” tegas Kotouki pada Selasa 17 Juni 2025

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa masyarakat pegunungan telah lama menjadi bagian dari Kota Jayapura dan berkontribusi dalam berbagai aspek pembangunan, termasuk dalam pemilihan pemimpin daerah. “Kami bukan hanya menumpang di kota ini, kami sudah membeli tanah, memiliki KTP Kota Jayapura, dan berhak mendapatkan kepemimpinan yang adil serta bijaksana,” tambahnya.

Kotouki juga menekankan bahwa demokrasi memberikan kebebasan bagi semua masyarakat untuk berekspresi dan menyampaikan pendapat, termasuk meminta klarifikasi atas pernyataan pejabat publik. Oleh karena itu, ia mendesak Wali Kota Jayapura untuk mencabut pernyataan dan meminta maaf kepada masyarakat pegunungan.

“Kami sudah banyak berkontribusi bagi Kota Jayapura, termasuk dalam proses pemilihan wali kota. Saatnya Bapak mengarahkan masyarakat untuk hidup rukun dan damai, bukan memperuncing perbedaan,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    x